Komputer yang mengalami kerusakan dapat berakibat pada kinerja komputer secara keseluruhan, bahkan dapat membuat komputer mati total. Untuk dapat memperbaiki kerusakan yang terjadi, kita harus mengetahui komponen yang mengalami kerusakan dengan ciri-cirinya sehingga perbaikan tepat sasaran.
Peralatan Service
Peralatan-peralatan atau tool yang dibutuhkan seperti multimeter, obeng atau obeng multi, solder, tang, pembersih debu.
Perbaikan beberapa perangkat hadware
a. Memori
Secara umum kerusakan yang terjadi pada memori dapat dibagi menjadi 2 yaitu,
1. Kerusakan memori yang membuat komputer mati total
2. Kerusaka memori yang menyebabkan error pada sistem komputer, seperti, Bluen screen, hang dan selalu restart.
Beberapa hal yang bisa memyebabkan kerusakan memori,
1. Listrik yang kurang stabil
2. tegangan yang diberikan kememori terlalu berlebihan, jika kita melakukan overclock komputer.
3. Efek elektro statik
4. Panas yang ditimbulkan oleh komponen lain yang ada didalam CPU.
5. Memori lembab
Ciri pertama yang dapat diketahui jika memori mengalami kerusakan yaitu tidak adanya tampilan pada layar komputer, kemudian komputer mengeluarkan suara beep yang panjang dan berulang-ulang. langkah-langkah yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan memori.
1. buka casing CPU, lepas memori dari motherboard.
2. bersihkan slot memori dengan mengunakan kuas, hair dryer, atau penyedot debu.
3. bersihkan pin-pin memori dengan stip atau penghapus pensil
b. Hard disk
1. Hard disk tidak terdeteksi
![]() |
| Memperbaiki posisi kabel power hard disk |
Untuk memperbaikinya periksa kabel data dan kabel power hard disk. Pastikan kedua kabel itu tertanam pada hard disk dan motherboard.
2. Drive Hilang
Untuk memperbaikinya klik kanan my Computer> Manage>Dismanagemen. Jika hard disk tidak terdeteksi oleh windows ( tidak ada nama drive), hardisk tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpan data.
![]() |
| Hard disk managemen |
untuk mengatasi hal tersebut kita memberikan nama drive tidak terdeteksi secara manual dengan mengeklik kanan drive yang tidak terdeteksi, yang diinginkan, kemudian pilih, change drive letter and path, klik Add>assign Following The Drive Letter. Setelah itu pilih nama drive yang diinginkan. lalu klik OK.
3. Komputer lambat dan lampu hard disk nyala terus
Ini disebabkan karena hardisk rusak atau bad sector atau data dalam hard disk tidak tersusun, tu jug bisa disebabkan oleh virus. untuk mengatasinya, scan hard disk dan lakukan defragmen.
4. Partisi Hilang
jika kita mengalami kejadian seperti ini, gunakan tool gratis Part recovery yang bisa didownload di http://www.partition-recovery.com/. tool ini dapat digunakan untuk mengembalikan partisi yang hilang. Atau gunakan sofware EaseUS Partition Master.
d. VGA Card dan MonitorKerusakan yang terjadi pada layar monitor. Hal ini terjadi karena beberapa hal.
1. waktu pemakaian yang lama
2. soket pin rusak
3. jalur kabel VGA dan pin output atau output monitor rusak
4. Human error atau kena air, lembab atau jatuh.
Kerusakan yang disebabkan oleh VGA card,
1. Tidak ada tampilan di layar
Solusinya, buka casing, lepas VGA card, bersihkan pin VGA card dengan penghapus pensil atau stip. Jika mengunakan VGA onboard lskuksn clear CMOS.
2. Terdengar suara beep panjang dari speaker, tetapi tidak ada tampilan pada monitor
penyelesaianya, cek posisi VGA card. perbaiki posisinya dengan menekan-nekan VGA card ke slotnya pada motherboard.
3. Tampilan gambar tidak normal dan terdapat garis-garis dilayar.
Ini terjadi karena chipset VGA card terlalu panas, solusinya cek kipas pendingin VGA. Jika kipas ternyata kotor dibersihkan dan apa bila rusak harus diganti.
4. Komputer sering Hang dan kadang diikuti dengan blue sreen
Solusinya sama pada poin 3
Gambar Tidak Muncul.
Jika gambar tidak muncul, masalahnya tidak ada sinyal gambar yang
dimunculkan ke monitor.
Solusinya:
Periksa sinyal video yang terdapat pada board video adapter CRT, karena
komponen ini kemungkinan rusak atau terbakar.
· Kabel Heater Pada CRT Terbuka.
Setiap kali CRT dinyalakan, heater akan bekerja. Ketika CRT dimatikan,
heater juga ikutan jadi dingin. Perubahan panas yang berulang-ulang dan
dalam waktu lama akan membuat heater menjadi terbuka dan panas merembes
keluar dari kabel ini.
Solusinya:
Karena kabel heater ini terdiri dari tiga macam (merah, hijau, biru)
kita dapat melihat kerusakannya pada warna yang akan muncul. Akan
tetapi, kabel ini tidak dapat diganti kecuali anda mengganti tabung
katodanya sama sekali. Bila kabel ini rusak, praktis anda harus
mengganti monitor anda dengan yang baru.
· Katoda Terhubung Dengan Control grid.
Katoda adalah bahan yang terbuat dari logam tidak tahan korosi, sehingga
memungkinkan terhubung dengan control grid. Apabila hal ini terjadi,
control grid akan kehilangan efektivitannya, dan akan berakibatkan warna
yang muncul menjadi soak alias pudar. Pada umumnya, gejala ini
seringkali muncul.
Solusinya:
Bila sudah terjadi kontak, tidak ada yang mungkin bisa dilakukan. Yang
paling baik adalah mencegah terjadinya kontak antara katoda dan control
grid, dengan memberikan pembatas antara control grid dengan seluruh
katoda.
· Satu atau Lebih Warna Tampak Lemah.
Jika satu atau lebih warna tampak lemah, maka masalah ini pada umumnya
terjadi karena pada katoda terbentuk lapisan ionik yang menghambat
pelepasan electron menuju layar. Gejala semacam ini membuat katoda
menjadi kurang efektif dalam menembakkan elektron, yang mengakibatkan
lemahnya warna pada layar monitor. Gejala ini akan terlihat di mana
salah satu warna yang dihasilkan di layar monitor tampak lebih lemah.
Solusinya:
Periksa drive board video CRT anda, apakah ikatan solder pada salah satu
tabungnya longgar atau lepas. Solder ikatannya. Bila gambar sudah
terlampau buram, satu-satunya kemungkinan adalah mengganti tabungnya.
Namun, biasanya kerusakan semacam ini hanya terjadi setelah penggunaan
dalam waktu lama.
· Fosfor Pada Tabung Katoda Tampak Kusam.
Fosfor merupakan senyawa kimia yang akan memunculkan warna tertentu
ketika terkena sinar elektron berenergi tinggi. Pada monitor lama, kita
seringkali menjumpai gambar yang tampak kuyu, dengan kontras warna yang
bisa diatur maksimal.
Solusinya:
Tidak ada cara lain kecuali mengganti tabung katoda, tetapi umur fosfor
bisa dihemat dengan mengatur brightness pada tingkat minimum dan anda
bisa memasang screen saver pada layar monitor untuk mengurangi peredaran
fosfor yang terlalu lama.
· Control grid Pada CRT Terbuka.
Control grid digunakan untuk membatasi sinar yang dihasilkan oleh
katoda, dengan memasang suatu muatan potensial pada grid. Bila control
grid terbuka, akibatnya tidak ada lagi muatan potensial pada grid untuk
mengontrol intensitas sinar dan sinar akan memancar dengan intensitas
penuh.
Solusinya:
Periksa apakah katoda dengan control grid heater dengan katoda terjadi
hubungan pendek (short) atau tidak. Bila anda tidak menemukan hubungan
pendek (diperiksa dengan menggunakan multimeter) control grid
kemungkinan telah terbuka. Solusi satu-satunya tabung harus diganti.
· Focus Grid Pada CRT Terbuka.
Oksidasi dapat membuat hubungan pendek antara katoda dengan kontrol grid
atau control grid dengan screen grid. Screen grid berfungsi untuk
mengarajhakan gerakan elektron menuju layar. Bila screen grid mengalami
hubungan pendek, energi elektron yang memancar ke layar akan berkurang
sehingga akan mengurangi intensitas sinar yang berpendar pada fosfor dan
dengan demikian akan mengurangi kecerahan gambar secara keseluruhan.
Pada beberapa kasus yang parah, justru gambar tidak muncul sama sekali.
Solusinya:
Anda dapat mengukur apakah terjadi hubungan pendek pada screen grid atau
tidak, dengan menggunakan multimeter untuk mengukur voltase pada grid
tersebut. Biasanya grid memiliki voltase antara 250 sampai dengan 750
volt pada situasi normal. Bila voltase terlampau rendah, matika monitor
lalu lepaskan drive board video yang ada di leher tabung kemudian
restart monitor dan ukur kembali voltasenya. Bila voltase screen grid
kembali normal bisa dipastikan bahwa screen grid mengalami hubungan
pendek. Bila voltase tetap rendah, kita boleh curiga terjadi kerusakan
pada sirkuit yang mengatur voltase pada screen.
· Gambar Tampak Merah atau Biru Kehijauan.
Apabila gambar tampak merah atau biru kehijauan (mendekati cyan),
masalahnya adalah terdapat masalah pada sirkuit video untuk jalur merah.
Solusinya:
Pastikan sebelumnya bahwa kontrol setting monitor berada pada kondisi
normal. Bila kontrol warna diset pada kondisi baik sementara warna
kemerahan tidak juga hilang, periksalah sirkuit drive video yang
tersambung dengan warna merh. Kita memerluan osiloscope untuk melacak
sinyal video input dan video output.
Bila tidak terdapat sinyal video merah pada amplifier input, periksa
sambungan antara monitor dengan board video adapter. Bila koneksi baik,
cobalah gunakan monitor lain yang bekerja baik. Bila masalah tetap
terjadi pada monitor tersebut, gantilah board video adapter pada monitor
yang rusak. Kita dapat membandingkan karakteristik sinyal antara
monitor yang rusak dengan monitor yang baik lalu menarik kesimpulan,
dimana letak masalahnya. Bila anda tidak memiliki alat semacam osiloskop
dan tidak terlalu ingin ribet, langsung saja ganti seluruh board video
adapternya.
· Gambar Tampak Tua Dengan Warna Biru atau Muncul Warna
Kekuning-kuningan.
Apabila gambar tampak tua dengan warna biru atau muncul warna
kekuning-kuningan, masalahnya adalah sirkuit drive video jalur warna
biru rusak.
Solusinya:
Sama seperti masalah sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk
memeriksa sumber kerusakan. Sebelumnya, kita harus memastikan bahwa
setting warna pada monitor berada pada posisi normal.
· Gambar Tampak Tua Kehijauan atau Merah Kebiruan.
Jika gambar tampak tua kehijauan atau merah kebiruan (mendekati
magenta), masalahnya adalah sirkuit drive jalur warna hijau rusak.
Solusinya:
Sama seperti masalah sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk
memeriksa sumber kerusakan. Untuk ketiga masaah terakhir, bilamana
sinyal video yang diukur bekerja dengan baik, tetapi tetap muncul
masalah yang sama, curigai kerusakan pada CRT itu sendiri. Kemungkinan,
katoda atau kontrol gridnya yang rusak. Bila anda memiliki alat untuk
mengetes CRT, periksa tabungnya apakah masih baik atau memang sudah
soak. Bila hasilnya buruk, mau tidak mau anda harus mengganti tabungnya.
· Garis Horizontal atau Vertikal Muncul di Tengah Layar.
Apabila garis horizontal atau vertikal muncul di tengah layar,
masalahnya terjadi kerusakan pada sirkuit drive horizontal atau
vertikal.
Solusinya:
Untuk praktisnya, anda mengganti board monitor utama. Bila anda sedikit
mau bersusah payah, anda perlu untuk memeriksa sirkuit yang menghasilkan
sapuan vertikal pada board. Periksa apakah semua kabel terhubung dengan
baik. Kadangkala, kerusakan ini disebabkan oleh kabel-kabel yang
longgar akibat panas yang berlebihan di dalam sistem monitor.
· Gambar Hanya Muncul di Bagian Atas atau Bawah Monitor.
Apabila gambar hanya muncul di bagian atas atau bawah monitor,
kemungkinan besar masalahnya ada pada amplifier vertical.
Solusinya:
Gunakan osiloskop untuk memeriksa amplifier ini. Bila tidak ada alat
tersebut, ganti board utama monitor, lalu ketika gambar sudah tersimpan
kembali, pastikan untuk memeriksa linearitas vertikal monitor.
· Tidak Ada Gambar Maupun Raster.
Apabila tidak ada gambar maupun raster, masalahnya adalah sambungan
kabel monitor ke CPU dan video card tidak berfungsi benar, atau sirkuit
dalam monitor rusak.
Solusinya:
Pastikan terlebih dahulu bahwa CPU dan video card bekerja baik. Setelah
itu, periksa monitor yang rusak lalu cobalah menyalakan brightness dan
contrastnya. Mulailah dengan memeriksa sinyal sinkronisasi vertikal dan
horizontalnya.
Bila tidak ada sinyal, tidak akan muncul raster. Bila sinyal ada,
kemungkinan besar masalahnya ada pada sirkuit pengatur voltase tinggi
atau drive horizontal tidak bekerja dengan mengatasinya dengan baik.
Jika salah satu output dari power supply bermasalah, kita dapat
mengatasinya dengan memeriksa rangkaian power supply atau mengganti
dengan power supply yang baru.
· Karakter yang Muncul di Layar Tidak Sempurna.
Jika karakter yang muncul di layar tidak sempurna, masalahnya monitor
terganggu oleh keberadaan peranti lain yang memancarkan gelombang
tertentu. Peranti lain itu contohnya radio, televisi, ponsel, atau
monitor lain yang memancarkan gelombang elektromagnetis atau menimbulkan
medan magnet.
Solusinya:
Jauhkan peralatan yang menimbulkan gangguan. Bila gangguan tetap muncul
kemungkinan masalahnya ada pada monitor kita sendiri. Kemungkinan letak
masalahnya ada di drive pengatur vertikal atau horizontal atau keduanya.
Bila kecepatan raster yang menyapu layar berubah-ubah, pixel di suatu
gambar yang tampak pada layar boleh jadi akan menutup secara
bersama-sama, sementara pixel di area layar yang lain akan muncul
terlalu lama. Cobalah memeriksa lineari atas drive vertikal dan
horizontalnya.
· Tampilan Yang Muncul Tampak Bergelombang.
Jika tampilan yang muncul tampak bergelombang, kemungkinan terbesar
sumbernya ada pada power supply.
Solusinya:
Gunakan multimeter untuk memeriksa output dari setiap suplai listrik ke
semua komponen. Bila anda sudah menemukan suplai listrik yang
bermasalah, perbaiki jalur suplai listrik ke tempat itu atau untuk
praktisnya, ganti saja board power supply-nya secara keseluruhan.
· Warna Yang Muncul Berubah Ketika Monitor Panas.
Apabila warna yang muncul berubah ketika monitor panas, kemungkinan
terbesar ada kerusakan pada sirkuit amplifier video.
Solusinya:
Seharusnya, monitor harus memunculkan warna yang sama baik dalam kondisi
dingin maupun panas. Matikan monitor dan buka penutupnya, lalu mulai
periksa kabel video, terutama kabel yang menghubungkan board raster
dengan bagian dalam monitor. Bila koneksinya terlalu onggar,
kencangkan. Juga periksalah sambungan antara board video amplifier
dengan board raster.
· Gambar Makin Menyempit ke Arah Horizontal Ketika Monitor
Panas.
Apabila gambar makin menyempit ke arah horizontal ketika monitor panas,
masalahnya adalah salah satu sirkuit pengatur sapuan horizontal lemah
atau berubah nilainya ketika monitor panas.
Solusinya:
Matikan monitor, lalu periksa semua kapasitor yang beralokasi di
sekeliling transistor output horizontal. Seringkali, masalah semacam ini
sangat sulit untuk dideteksi, karena mendeteksi kapasitor yang rusak
sangat sulit dilakukan. Maka, mulailah dari memeriksa
sambungan-sambungan solder diantara sirkuit dan kabel-kabel. Jika
masalahnya tidak teratasi, yang perlu dilakukan adalah melakukan
penyolderan ulang terhadap semua komponen pada transistor dan board
raster.
· Gambar Melebar ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas.
Jika gambar melebar ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya
sama dengan gambar menyempit horizontal.
Solusinya:
Sama seperti masalah gambar menyempit. Bilamana anda tidak ingin
memeriksa satu per satu komponen yang bermasalah, anda bisa langsung
mengganti board raster dengan yang baru.
· Gambar Detail Pada Resolusi Grafis Tinggi Kabur.
Jika gambar detail pada resolusi grafis tinggi kabur, kemungkinan besar
sirkuit amplifier videonya soak atau terlalu lemah. Gambar resolusi
tinggi memerlukan bandwidth yang tinggi, sehingga amplifier videonya
memerlukan variasi respon yang cepat antar pixel. Bila amplifier video
lemah, gambar pada resolusi tinggi akan sedikit kabur. Masalah ini akan
hilang ketika monitor bekerja pada resolusi rendah.
Solusinya:
Periksa amplifier video yang menghasilkan sinar elektron. Bila terjadi
kerusakan, ganti atau perbaiki bagian tersebut saja. Solusi
sementaranya, jangan setel monitor pada resolusi terlampau tinggi.
· Gambar Yang Muncul Patah-patah dan Tidak Stabil.
Apabila gambar yang muncul patah-patah dan tidak stabil, sirkuit
pengatur voltase atau board raster bermasalah.
Solusinya:
Periksa seluruh sirkuit dan sambungan pada board. Ingat bahwa sumber
utama penghasil tiga warna utama yang memberikan sajian gambar ketika
tidak bekerja secara sempurna ketika bermasalah. Solder ulang seluruh
sambungan pada board amplifier video bilamana diperlukan.
Sumber :http://anombhuja.blogspot.com/2013/10/permasalahankerusakan-yang-terjadi-pada_9791.html
Copyright AnomBhuja's Blog | All About Teknik Komputer dan Jaringan |
Sumber :http://anombhuja.blogspot.com/2013/10/permasalahankerusakan-yang-terjadi-pada_9791.html
Copyright AnomBhuja's Blog | All About Teknik Komputer dan Jaringan |
Gambar Tidak Muncul.
Jika gambar tidak muncul, masalahnya tidak ada sinyal gambar yang
dimunculkan ke monitor.
Solusinya:
Periksa sinyal video yang terdapat pada board video adapter CRT, karena
komponen ini kemungkinan rusak atau terbakar.
· Kabel Heater Pada CRT Terbuka.
Setiap kali CRT dinyalakan, heater akan bekerja. Ketika CRT dimatikan,
heater juga ikutan jadi dingin. Perubahan panas yang berulang-ulang dan
dalam waktu lama akan membuat heater menjadi terbuka dan panas merembes
keluar dari kabel ini.
Solusinya:
Karena kabel heater ini terdiri dari tiga macam (merah, hijau, biru)
kita dapat melihat kerusakannya pada warna yang akan muncul. Akan
tetapi, kabel ini tidak dapat diganti kecuali anda mengganti tabung
katodanya sama sekali. Bila kabel ini rusak, praktis anda harus
mengganti monitor anda dengan yang baru.
· Katoda Terhubung Dengan Control grid.
Katoda adalah bahan yang terbuat dari logam tidak tahan korosi, sehingga
memungkinkan terhubung dengan control grid. Apabila hal ini terjadi,
control grid akan kehilangan efektivitannya, dan akan berakibatkan warna
yang muncul menjadi soak alias pudar. Pada umumnya, gejala ini
seringkali muncul.
Solusinya:
Bila sudah terjadi kontak, tidak ada yang mungkin bisa dilakukan. Yang
paling baik adalah mencegah terjadinya kontak antara katoda dan control
grid, dengan memberikan pembatas antara control grid dengan seluruh
katoda.
· Satu atau Lebih Warna Tampak Lemah.
Jika satu atau lebih warna tampak lemah, maka masalah ini pada umumnya
terjadi karena pada katoda terbentuk lapisan ionik yang menghambat
pelepasan electron menuju layar. Gejala semacam ini membuat katoda
menjadi kurang efektif dalam menembakkan elektron, yang mengakibatkan
lemahnya warna pada layar monitor. Gejala ini akan terlihat di mana
salah satu warna yang dihasilkan di layar monitor tampak lebih lemah.
Solusinya:
Periksa drive board video CRT anda, apakah ikatan solder pada salah satu
tabungnya longgar atau lepas. Solder ikatannya. Bila gambar sudah
terlampau buram, satu-satunya kemungkinan adalah mengganti tabungnya.
Namun, biasanya kerusakan semacam ini hanya terjadi setelah penggunaan
dalam waktu lama.
· Fosfor Pada Tabung Katoda Tampak Kusam.
Fosfor merupakan senyawa kimia yang akan memunculkan warna tertentu
ketika terkena sinar elektron berenergi tinggi. Pada monitor lama, kita
seringkali menjumpai gambar yang tampak kuyu, dengan kontras warna yang
bisa diatur maksimal.
Solusinya:
Tidak ada cara lain kecuali mengganti tabung katoda, tetapi umur fosfor
bisa dihemat dengan mengatur brightness pada tingkat minimum dan anda
bisa memasang screen saver pada layar monitor untuk mengurangi peredaran
fosfor yang terlalu lama.
· Control grid Pada CRT Terbuka.
Control grid digunakan untuk membatasi sinar yang dihasilkan oleh
katoda, dengan memasang suatu muatan potensial pada grid. Bila control
grid terbuka, akibatnya tidak ada lagi muatan potensial pada grid untuk
mengontrol intensitas sinar dan sinar akan memancar dengan intensitas
penuh.
Solusinya:
Periksa apakah katoda dengan control grid heater dengan katoda terjadi
hubungan pendek (short) atau tidak. Bila anda tidak menemukan hubungan
pendek (diperiksa dengan menggunakan multimeter) control grid
kemungkinan telah terbuka. Solusi satu-satunya tabung harus diganti.
· Focus Grid Pada CRT Terbuka.
Oksidasi dapat membuat hubungan pendek antara katoda dengan kontrol grid
atau control grid dengan screen grid. Screen grid berfungsi untuk
mengarajhakan gerakan elektron menuju layar. Bila screen grid mengalami
hubungan pendek, energi elektron yang memancar ke layar akan berkurang
sehingga akan mengurangi intensitas sinar yang berpendar pada fosfor dan
dengan demikian akan mengurangi kecerahan gambar secara keseluruhan.
Pada beberapa kasus yang parah, justru gambar tidak muncul sama sekali.
Solusinya:
Anda dapat mengukur apakah terjadi hubungan pendek pada screen grid atau
tidak, dengan menggunakan multimeter untuk mengukur voltase pada grid
tersebut. Biasanya grid memiliki voltase antara 250 sampai dengan 750
volt pada situasi normal. Bila voltase terlampau rendah, matika monitor
lalu lepaskan drive board video yang ada di leher tabung kemudian
restart monitor dan ukur kembali voltasenya. Bila voltase screen grid
kembali normal bisa dipastikan bahwa screen grid mengalami hubungan
pendek. Bila voltase tetap rendah, kita boleh curiga terjadi kerusakan
pada sirkuit yang mengatur voltase pada screen.
· Gambar Tampak Merah atau Biru Kehijauan.
Apabila gambar tampak merah atau biru kehijauan (mendekati cyan),
masalahnya adalah terdapat masalah pada sirkuit video untuk jalur merah.
Solusinya:
Pastikan sebelumnya bahwa kontrol setting monitor berada pada kondisi
normal. Bila kontrol warna diset pada kondisi baik sementara warna
kemerahan tidak juga hilang, periksalah sirkuit drive video yang
tersambung dengan warna merh. Kita memerluan osiloscope untuk melacak
sinyal video input dan video output.
Bila tidak terdapat sinyal video merah pada amplifier input, periksa
sambungan antara monitor dengan board video adapter. Bila koneksi baik,
cobalah gunakan monitor lain yang bekerja baik. Bila masalah tetap
terjadi pada monitor tersebut, gantilah board video adapter pada monitor
yang rusak. Kita dapat membandingkan karakteristik sinyal antara
monitor yang rusak dengan monitor yang baik lalu menarik kesimpulan,
dimana letak masalahnya. Bila anda tidak memiliki alat semacam osiloskop
dan tidak terlalu ingin ribet, langsung saja ganti seluruh board video
adapternya.
· Gambar Tampak Tua Dengan Warna Biru atau Muncul Warna
Kekuning-kuningan.
Apabila gambar tampak tua dengan warna biru atau muncul warna
kekuning-kuningan, masalahnya adalah sirkuit drive video jalur warna
biru rusak.
Solusinya:
Sama seperti masalah sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk
memeriksa sumber kerusakan. Sebelumnya, kita harus memastikan bahwa
setting warna pada monitor berada pada posisi normal.
· Gambar Tampak Tua Kehijauan atau Merah Kebiruan.
Jika gambar tampak tua kehijauan atau merah kebiruan (mendekati
magenta), masalahnya adalah sirkuit drive jalur warna hijau rusak.
Solusinya:
Sama seperti masalah sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk
memeriksa sumber kerusakan. Untuk ketiga masaah terakhir, bilamana
sinyal video yang diukur bekerja dengan baik, tetapi tetap muncul
masalah yang sama, curigai kerusakan pada CRT itu sendiri. Kemungkinan,
katoda atau kontrol gridnya yang rusak. Bila anda memiliki alat untuk
mengetes CRT, periksa tabungnya apakah masih baik atau memang sudah
soak. Bila hasilnya buruk, mau tidak mau anda harus mengganti tabungnya.
· Garis Horizontal atau Vertikal Muncul di Tengah Layar.
Apabila garis horizontal atau vertikal muncul di tengah layar,
masalahnya terjadi kerusakan pada sirkuit drive horizontal atau
vertikal.
Solusinya:
Untuk praktisnya, anda mengganti board monitor utama. Bila anda sedikit
mau bersusah payah, anda perlu untuk memeriksa sirkuit yang menghasilkan
sapuan vertikal pada board. Periksa apakah semua kabel terhubung dengan
baik. Kadangkala, kerusakan ini disebabkan oleh kabel-kabel yang
longgar akibat panas yang berlebihan di dalam sistem monitor.
· Gambar Hanya Muncul di Bagian Atas atau Bawah Monitor.
Apabila gambar hanya muncul di bagian atas atau bawah monitor,
kemungkinan besar masalahnya ada pada amplifier vertical.
Solusinya:
Gunakan osiloskop untuk memeriksa amplifier ini. Bila tidak ada alat
tersebut, ganti board utama monitor, lalu ketika gambar sudah tersimpan
kembali, pastikan untuk memeriksa linearitas vertikal monitor.
· Tidak Ada Gambar Maupun Raster.
Apabila tidak ada gambar maupun raster, masalahnya adalah sambungan
kabel monitor ke CPU dan video card tidak berfungsi benar, atau sirkuit
dalam monitor rusak.
Solusinya:
Pastikan terlebih dahulu bahwa CPU dan video card bekerja baik. Setelah
itu, periksa monitor yang rusak lalu cobalah menyalakan brightness dan
contrastnya. Mulailah dengan memeriksa sinyal sinkronisasi vertikal dan
horizontalnya.
Bila tidak ada sinyal, tidak akan muncul raster. Bila sinyal ada,
kemungkinan besar masalahnya ada pada sirkuit pengatur voltase tinggi
atau drive horizontal tidak bekerja dengan mengatasinya dengan baik.
Jika salah satu output dari power supply bermasalah, kita dapat
mengatasinya dengan memeriksa rangkaian power supply atau mengganti
dengan power supply yang baru.
· Karakter yang Muncul di Layar Tidak Sempurna.
Jika karakter yang muncul di layar tidak sempurna, masalahnya monitor
terganggu oleh keberadaan peranti lain yang memancarkan gelombang
tertentu. Peranti lain itu contohnya radio, televisi, ponsel, atau
monitor lain yang memancarkan gelombang elektromagnetis atau menimbulkan
medan magnet.
Solusinya:
Jauhkan peralatan yang menimbulkan gangguan. Bila gangguan tetap muncul
kemungkinan masalahnya ada pada monitor kita sendiri. Kemungkinan letak
masalahnya ada di drive pengatur vertikal atau horizontal atau keduanya.
Bila kecepatan raster yang menyapu layar berubah-ubah, pixel di suatu
gambar yang tampak pada layar boleh jadi akan menutup secara
bersama-sama, sementara pixel di area layar yang lain akan muncul
terlalu lama. Cobalah memeriksa lineari atas drive vertikal dan
horizontalnya.
· Tampilan Yang Muncul Tampak Bergelombang.
Jika tampilan yang muncul tampak bergelombang, kemungkinan terbesar
sumbernya ada pada power supply.
Solusinya:
Gunakan multimeter untuk memeriksa output dari setiap suplai listrik ke
semua komponen. Bila anda sudah menemukan suplai listrik yang
bermasalah, perbaiki jalur suplai listrik ke tempat itu atau untuk
praktisnya, ganti saja board power supply-nya secara keseluruhan.
· Warna Yang Muncul Berubah Ketika Monitor Panas.
Apabila warna yang muncul berubah ketika monitor panas, kemungkinan
terbesar ada kerusakan pada sirkuit amplifier video.
Solusinya:
Seharusnya, monitor harus memunculkan warna yang sama baik dalam kondisi
dingin maupun panas. Matikan monitor dan buka penutupnya, lalu mulai
periksa kabel video, terutama kabel yang menghubung
kan board raster dengan bagian dalam monitor. Bila koneksinya terlalu longgar, kencangkan. Juga periksalah sambungan antara board video amplifier dengan board raster. · Gambar Makin Menyempit ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas. Apabila gambar makin menyempit ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya adalah salah satu sirkuit pengatur sapuan horizontal lemah atau berubah nilainya ketika monitor panas. Solusinya: Matikan monitor, lalu periksa semua kapasitor yang beralokasi di sekeliling transistor output horizontal. Seringkali, masalah semacam ini sangat sulit untuk dideteksi, karena mendeteksi kapasitor yang rusak sangat sulit dilakukan. Maka, mulailah dari memeriksa sambungan-sambungan solder diantara sirkuit dan kabel-kabel. Jika masalahnya tidak teratasi, yang perlu dilakukan adalah melakukan penyolderan ulang terhadap semua komponen pada transistor dan board raster. · Gambar Melebar ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas. Jika gambar melebar ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya sama dengan gambar menyempit horizontal. Solusinya: Sama seperti masalah gambar menyempit. Bilamana anda tidak ingin memeriksa satu per satu komponen yang bermasalah, anda bisa langsung mengganti board raster dengan yang baru. · Gambar Detail Pada Resolusi Grafis Tinggi Kabur. Jika gambar detail pada resolusi grafis tinggi kabur, kemungkinan besar sirkuit amplifier videonya soak atau terlalu lemah. Gambar resolusi tinggi memerlukan bandwidth yang tinggi, sehingga amplifier videonya memerlukan variasi respon yang cepat antar pixel. Bila amplifier video lemah, gambar pada resolusi tinggi akan sedikit kabur. Masalah ini akan hilang ketika monitor bekerja pada resolusi rendah. Solusinya: Periksa amplifier video yang menghasilkan sinar elektron. Bila terjadi kerusakan, ganti atau perbaiki bagian tersebut saja. Solusi sementaranya, jangan setel monitor pada resolusi terlampau tinggi. · Gambar Yang Muncul Patah-patah dan Tidak Stabil. Apabila gambar yang muncul patah-patah dan tidak stabil, sirkuit pengatur voltase atau board raster bermasalah. Solusinya: Periksa seluruh sirkuit dan sambungan pada board. Ingat bahwa sumber utama penghasil tiga warna utama yang memberikan sajian gambar ketika tidak bekerja secara sempurna ketika bermasalah. Solder ulang seluruh sambungan pada board amplifier video bilamana diperlukan.
Sumber :http://anombhuja.blogspot.com/2013/10/permasalahankerusakan-yang-terjadi-pada_9791.html
Copyright AnomBhuja's Blog | All About Teknik Komputer dan Jaringan |
kan board raster dengan bagian dalam monitor. Bila koneksinya terlalu longgar, kencangkan. Juga periksalah sambungan antara board video amplifier dengan board raster. · Gambar Makin Menyempit ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas. Apabila gambar makin menyempit ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya adalah salah satu sirkuit pengatur sapuan horizontal lemah atau berubah nilainya ketika monitor panas. Solusinya: Matikan monitor, lalu periksa semua kapasitor yang beralokasi di sekeliling transistor output horizontal. Seringkali, masalah semacam ini sangat sulit untuk dideteksi, karena mendeteksi kapasitor yang rusak sangat sulit dilakukan. Maka, mulailah dari memeriksa sambungan-sambungan solder diantara sirkuit dan kabel-kabel. Jika masalahnya tidak teratasi, yang perlu dilakukan adalah melakukan penyolderan ulang terhadap semua komponen pada transistor dan board raster. · Gambar Melebar ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas. Jika gambar melebar ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya sama dengan gambar menyempit horizontal. Solusinya: Sama seperti masalah gambar menyempit. Bilamana anda tidak ingin memeriksa satu per satu komponen yang bermasalah, anda bisa langsung mengganti board raster dengan yang baru. · Gambar Detail Pada Resolusi Grafis Tinggi Kabur. Jika gambar detail pada resolusi grafis tinggi kabur, kemungkinan besar sirkuit amplifier videonya soak atau terlalu lemah. Gambar resolusi tinggi memerlukan bandwidth yang tinggi, sehingga amplifier videonya memerlukan variasi respon yang cepat antar pixel. Bila amplifier video lemah, gambar pada resolusi tinggi akan sedikit kabur. Masalah ini akan hilang ketika monitor bekerja pada resolusi rendah. Solusinya: Periksa amplifier video yang menghasilkan sinar elektron. Bila terjadi kerusakan, ganti atau perbaiki bagian tersebut saja. Solusi sementaranya, jangan setel monitor pada resolusi terlampau tinggi. · Gambar Yang Muncul Patah-patah dan Tidak Stabil. Apabila gambar yang muncul patah-patah dan tidak stabil, sirkuit pengatur voltase atau board raster bermasalah. Solusinya: Periksa seluruh sirkuit dan sambungan pada board. Ingat bahwa sumber utama penghasil tiga warna utama yang memberikan sajian gambar ketika tidak bekerja secara sempurna ketika bermasalah. Solder ulang seluruh sambungan pada board amplifier video bilamana diperlukan.
Sumber :http://anombhuja.blogspot.com/2013/10/permasalahankerusakan-yang-terjadi-pada_9791.html
Copyright AnomBhuja's Blog | All About Teknik Komputer dan Jaringan |
Gambar Tidak Muncul.
Jika gambar tidak muncul, masalahnya tidak ada sinyal gambar yang
dimunculkan ke monitor.
Solusinya:
Periksa sinyal video yang terdapat pada board video adapter CRT, karena
komponen ini kemungkinan rusak atau terbakar.
· Kabel Heater Pada CRT Terbuka.
Setiap kali CRT dinyalakan, heater akan bekerja. Ketika CRT dimatikan,
heater juga ikutan jadi dingin. Perubahan panas yang berulang-ulang dan
dalam waktu lama akan membuat heater menjadi terbuka dan panas merembes
keluar dari kabel ini.
Solusinya:
Karena kabel heater ini terdiri dari tiga macam (merah, hijau, biru)
kita dapat melihat kerusakannya pada warna yang akan muncul. Akan
tetapi, kabel ini tidak dapat diganti kecuali anda mengganti tabung
katodanya sama sekali. Bila kabel ini rusak, praktis anda harus
mengganti monitor anda dengan yang baru.
· Katoda Terhubung Dengan Control grid.
Katoda adalah bahan yang terbuat dari logam tidak tahan korosi, sehingga
memungkinkan terhubung dengan control grid. Apabila hal ini terjadi,
control grid akan kehilangan efektivitannya, dan akan berakibatkan warna
yang muncul menjadi soak alias pudar. Pada umumnya, gejala ini
seringkali muncul.
Solusinya:
Bila sudah terjadi kontak, tidak ada yang mungkin bisa dilakukan. Yang
paling baik adalah mencegah terjadinya kontak antara katoda dan control
grid, dengan memberikan pembatas antara control grid dengan seluruh
katoda.
· Satu atau Lebih Warna Tampak Lemah.
Jika satu atau lebih warna tampak lemah, maka masalah ini pada umumnya
terjadi karena pada katoda terbentuk lapisan ionik yang menghambat
pelepasan electron menuju layar. Gejala semacam ini membuat katoda
menjadi kurang efektif dalam menembakkan elektron, yang mengakibatkan
lemahnya warna pada layar monitor. Gejala ini akan terlihat di mana
salah satu warna yang dihasilkan di layar monitor tampak lebih lemah.
Solusinya:
Periksa drive board video CRT anda, apakah ikatan solder pada salah satu
tabungnya longgar atau lepas. Solder ikatannya. Bila gambar sudah
terlampau buram, satu-satunya kemungkinan adalah mengganti tabungnya.
Namun, biasanya kerusakan semacam ini hanya terjadi setelah penggunaan
dalam waktu lama.
· Fosfor Pada Tabung Katoda Tampak Kusam.
Fosfor merupakan senyawa kimia yang akan memunculkan warna tertentu
ketika terkena sinar elektron berenergi tinggi. Pada monitor lama, kita
seringkali menjumpai gambar yang tampak kuyu, dengan kontras warna yang
bisa diatur maksimal.
Solusinya:
Tidak ada cara lain kecuali mengganti tabung katoda, tetapi umur fosfor
bisa dihemat dengan mengatur brightness pada tingkat minimum dan anda
bisa memasang screen saver pada layar monitor untuk mengurangi peredaran
fosfor yang terlalu lama.
· Control grid Pada CRT Terbuka.
Control grid digunakan untuk membatasi sinar yang dihasilkan oleh
katoda, dengan memasang suatu muatan potensial pada grid. Bila control
grid terbuka, akibatnya tidak ada lagi muatan potensial pada grid untuk
mengontrol intensitas sinar dan sinar akan memancar dengan intensitas
penuh.
Solusinya:
Periksa apakah katoda dengan control grid heater dengan katoda terjadi
hubungan pendek (short) atau tidak. Bila anda tidak menemukan hubungan
pendek (diperiksa dengan menggunakan multimeter) control grid
kemungkinan telah terbuka. Solusi satu-satunya tabung harus diganti.
· Focus Grid Pada CRT Terbuka.
Oksidasi dapat membuat hubungan pendek antara katoda dengan kontrol grid
atau control grid dengan screen grid. Screen grid berfungsi untuk
mengarajhakan gerakan elektron menuju layar. Bila screen grid mengalami
hubungan pendek, energi elektron yang memancar ke layar akan berkurang
sehingga akan mengurangi intensitas sinar yang berpendar pada fosfor dan
dengan demikian akan mengurangi kecerahan gambar secara keseluruhan.
Pada beberapa kasus yang parah, justru gambar tidak muncul sama sekali.
Solusinya:
Anda dapat mengukur apakah terjadi hubungan pendek pada screen grid atau
tidak, dengan menggunakan multimeter untuk mengukur voltase pada grid
tersebut. Biasanya grid memiliki voltase antara 250 sampai dengan 750
volt pada situasi normal. Bila voltase terlampau rendah, matika monitor
lalu lepaskan drive board video yang ada di leher tabung kemudian
restart monitor dan ukur kembali voltasenya. Bila voltase screen grid
kembali normal bisa dipastikan bahwa screen grid mengalami hubungan
pendek. Bila voltase tetap rendah, kita boleh curiga terjadi kerusakan
pada sirkuit yang mengatur voltase pada screen.
· Gambar Tampak Merah atau Biru Kehijauan.
Apabila gambar tampak merah atau biru kehijauan (mendekati cyan),
masalahnya adalah terdapat masalah pada sirkuit video untuk jalur merah.
Solusinya:
Pastikan sebelumnya bahwa kontrol setting monitor berada pada kondisi
normal. Bila kontrol warna diset pada kondisi baik sementara warna
kemerahan tidak juga hilang, periksalah sirkuit drive video yang
tersambung dengan warna merh. Kita memerluan osiloscope untuk melacak
sinyal video input dan video output.
Bila tidak terdapat sinyal video merah pada amplifier input, periksa
sambungan antara monitor dengan board video adapter. Bila koneksi baik,
cobalah gunakan monitor lain yang bekerja baik. Bila masalah tetap
terjadi pada monitor tersebut, gantilah board video adapter pada monitor
yang rusak. Kita dapat membandingkan karakteristik sinyal antara
monitor yang rusak dengan monitor yang baik lalu menarik kesimpulan,
dimana letak masalahnya. Bila anda tidak memiliki alat semacam osiloskop
dan tidak terlalu ingin ribet, langsung saja ganti seluruh board video
adapternya.
· Gambar Tampak Tua Dengan Warna Biru atau Muncul Warna
Kekuning-kuningan.
Apabila gambar tampak tua dengan warna biru atau muncul warna
kekuning-kuningan, masalahnya adalah sirkuit drive video jalur warna
biru rusak.
Solusinya:
Sama seperti masalah sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk
memeriksa sumber kerusakan. Sebelumnya, kita harus memastikan bahwa
setting warna pada monitor berada pada posisi normal.
· Gambar Tampak Tua Kehijauan atau Merah Kebiruan.
Jika gambar tampak tua kehijauan atau merah kebiruan (mendekati
magenta), masalahnya adalah sirkuit drive jalur warna hijau rusak.
Solusinya:
Sama seperti masalah sebelumnya, anda bisa menempuh cara yang sama untuk
memeriksa sumber kerusakan. Untuk ketiga masaah terakhir, bilamana
sinyal video yang diukur bekerja dengan baik, tetapi tetap muncul
masalah yang sama, curigai kerusakan pada CRT itu sendiri. Kemungkinan,
katoda atau kontrol gridnya yang rusak. Bila anda memiliki alat untuk
mengetes CRT, periksa tabungnya apakah masih baik atau memang sudah
soak. Bila hasilnya buruk, mau tidak mau anda harus mengganti tabungnya.
· Garis Horizontal atau Vertikal Muncul di Tengah Layar.
Apabila garis horizontal atau vertikal muncul di tengah layar,
masalahnya terjadi kerusakan pada sirkuit drive horizontal atau
vertikal.
Solusinya:
Untuk praktisnya, anda mengganti board monitor utama. Bila anda sedikit
mau bersusah payah, anda perlu untuk memeriksa sirkuit yang menghasilkan
sapuan vertikal pada board. Periksa apakah semua kabel terhubung dengan
baik. Kadangkala, kerusakan ini disebabkan oleh kabel-kabel yang
longgar akibat panas yang berlebihan di dalam sistem monitor.
· Gambar Hanya Muncul di Bagian Atas atau Bawah Monitor.
Apabila gambar hanya muncul di bagian atas atau bawah monitor,
kemungkinan besar masalahnya ada pada amplifier vertical.
Solusinya:
Gunakan osiloskop untuk memeriksa amplifier ini. Bila tidak ada alat
tersebut, ganti board utama monitor, lalu ketika gambar sudah tersimpan
kembali, pastikan untuk memeriksa linearitas vertikal monitor.
· Tidak Ada Gambar Maupun Raster.
Apabila tidak ada gambar maupun raster, masalahnya adalah sambungan
kabel monitor ke CPU dan video card tidak berfungsi benar, atau sirkuit
dalam monitor rusak.
Solusinya:
Pastikan terlebih dahulu bahwa CPU dan video card bekerja baik. Setelah
itu, periksa monitor yang rusak lalu cobalah menyalakan brightness dan
contrastnya. Mulailah dengan memeriksa sinyal sinkronisasi vertikal dan
horizontalnya.
Bila tidak ada sinyal, tidak akan muncul raster. Bila sinyal ada,
kemungkinan besar masalahnya ada pada sirkuit pengatur voltase tinggi
atau drive horizontal tidak bekerja dengan mengatasinya dengan baik.
Jika salah satu output dari power supply bermasalah, kita dapat
mengatasinya dengan memeriksa rangkaian power supply atau mengganti
dengan power supply yang baru.
· Karakter yang Muncul di Layar Tidak Sempurna.
Jika karakter yang muncul di layar tidak sempurna, masalahnya monitor
terganggu oleh keberadaan peranti lain yang memancarkan gelombang
tertentu. Peranti lain itu contohnya radio, televisi, ponsel, atau
monitor lain yang memancarkan gelombang elektromagnetis atau menimbulkan
medan magnet.
Solusinya:
Jauhkan peralatan yang menimbulkan gangguan. Bila gangguan tetap muncul
kemungkinan masalahnya ada pada monitor kita sendiri. Kemungkinan letak
masalahnya ada di drive pengatur vertikal atau horizontal atau keduanya.
Bila kecepatan raster yang menyapu layar berubah-ubah, pixel di suatu
gambar yang tampak pada layar boleh jadi akan menutup secara
bersama-sama, sementara pixel di area layar yang lain akan muncul
terlalu lama. Cobalah memeriksa lineari atas drive vertikal dan
horizontalnya.
· Tampilan Yang Muncul Tampak Bergelombang.
Jika tampilan yang muncul tampak bergelombang, kemungkinan terbesar
sumbernya ada pada power supply.
Solusinya:
Gunakan multimeter untuk memeriksa output dari setiap suplai listrik ke
semua komponen. Bila anda sudah menemukan suplai listrik yang
bermasalah, perbaiki jalur suplai listrik ke tempat itu atau untuk
praktisnya, ganti saja board power supply-nya secara keseluruhan.
· Warna Yang Muncul Berubah Ketika Monitor Panas.
Apabila warna yang muncul berubah ketika monitor panas, kemungkinan
terbesar ada kerusakan pada sirkuit amplifier video.
Solusinya:
Seharusnya, monitor harus memunculkan warna yang sama baik dalam kondisi
dingin maupun panas. Matikan monitor dan buka penutupnya, lalu mulai
periksa kabel video, terutama kabel yang menghubungkan board raster
dengan bagian dalam monitor. Bila koneksinya terlalu longgar, kencangkan. Juga periksalah sambungan antara board video amplifier dengan board raster. · Gambar Makin Menyempit ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas. Apabila gambar makin menyempit ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya adalah salah satu sirkuit pengatur sapuan horizontal lemah atau berubah nilainya ketika monitor panas. Solusinya: Matikan monitor, lalu periksa semua kapasitor yang beralokasi di sekeliling transistor output horizontal. Seringkali, masalah semacam ini sangat sulit untuk dideteksi, karena mendeteksi kapasitor yang rusak sangat sulit dilakukan. Maka, mulailah dari memeriksa sambungan-sambungan solder diantara sirkuit dan kabel-kabel. Jika masalahnya tidak teratasi, yang perlu dilakukan adalah melakukan penyolderan ulang terhadap semua komponen pada transistor dan board raster. · Gambar Melebar ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas. Jika gambar melebar ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya sama dengan gambar menyempit horizontal. Solusinya: Sama seperti masalah gambar menyempit. Bilamana anda tidak ingin memeriksa satu per satu komponen yang bermasalah, anda bisa langsung mengganti board raster dengan yang baru. · Gambar Detail Pada Resolusi Grafis Tinggi Kabur. Jika gambar detail pada resolusi grafis tinggi kabur, kemungkinan besar sirkuit amplifier videonya soak atau terlalu lemah. Gambar resolusi tinggi memerlukan bandwidth yang tinggi, sehingga amplifier videonya memerlukan variasi respon yang cepat antar pixel. Bila amplifier video lemah, gambar pada resolusi tinggi akan sedikit kabur. Masalah ini akan hilang ketika monitor bekerja pada resolusi rendah. Solusinya: Periksa amplifier video yang menghasilkan sinar elektron. Bila terjadi kerusakan, ganti atau perbaiki bagian tersebut saja. Solusi sementaranya, jangan setel monitor pada resolusi terlampau tinggi. · Gambar Yang Muncul Patah-patah dan Tidak Stabil. Apabila gambar yang muncul patah-patah dan tidak stabil, sirkuit pengatur voltase atau board raster bermasalah. Solusinya: Periksa seluruh sirkuit dan sambungan pada board. Ingat bahwa sumber utama penghasil tiga warna utama yang memberikan sajian gambar ketika tidak bekerja secara sempurna ketika bermasalah. Solder ulang seluruh sambungan pada board amplifier video bilamana diperlukan.
bout Teknik Komputer dan Jaringan |
dengan bagian dalam monitor. Bila koneksinya terlalu longgar, kencangkan. Juga periksalah sambungan antara board video amplifier dengan board raster. · Gambar Makin Menyempit ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas. Apabila gambar makin menyempit ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya adalah salah satu sirkuit pengatur sapuan horizontal lemah atau berubah nilainya ketika monitor panas. Solusinya: Matikan monitor, lalu periksa semua kapasitor yang beralokasi di sekeliling transistor output horizontal. Seringkali, masalah semacam ini sangat sulit untuk dideteksi, karena mendeteksi kapasitor yang rusak sangat sulit dilakukan. Maka, mulailah dari memeriksa sambungan-sambungan solder diantara sirkuit dan kabel-kabel. Jika masalahnya tidak teratasi, yang perlu dilakukan adalah melakukan penyolderan ulang terhadap semua komponen pada transistor dan board raster. · Gambar Melebar ke Arah Horizontal Ketika Monitor Panas. Jika gambar melebar ke arah horizontal ketika monitor panas, masalahnya sama dengan gambar menyempit horizontal. Solusinya: Sama seperti masalah gambar menyempit. Bilamana anda tidak ingin memeriksa satu per satu komponen yang bermasalah, anda bisa langsung mengganti board raster dengan yang baru. · Gambar Detail Pada Resolusi Grafis Tinggi Kabur. Jika gambar detail pada resolusi grafis tinggi kabur, kemungkinan besar sirkuit amplifier videonya soak atau terlalu lemah. Gambar resolusi tinggi memerlukan bandwidth yang tinggi, sehingga amplifier videonya memerlukan variasi respon yang cepat antar pixel. Bila amplifier video lemah, gambar pada resolusi tinggi akan sedikit kabur. Masalah ini akan hilang ketika monitor bekerja pada resolusi rendah. Solusinya: Periksa amplifier video yang menghasilkan sinar elektron. Bila terjadi kerusakan, ganti atau perbaiki bagian tersebut saja. Solusi sementaranya, jangan setel monitor pada resolusi terlampau tinggi. · Gambar Yang Muncul Patah-patah dan Tidak Stabil. Apabila gambar yang muncul patah-patah dan tidak stabil, sirkuit pengatur voltase atau board raster bermasalah. Solusinya: Periksa seluruh sirkuit dan sambungan pada board. Ingat bahwa sumber utama penghasil tiga warna utama yang memberikan sajian gambar ketika tidak bekerja secara sempurna ketika bermasalah. Solder ulang seluruh sambungan pada board amplifier video bilamana diperlukan.
bout Teknik Komputer dan Jaringan |
kerusakan yang disebsbkan oleh komputer yang rusak
1. Tidak ada tampilan dilayar
hubungkan monitor pada CPU lain untuk memastikan kondisi monitor benar-benar rusak atau tidak
2. warna layar buram dan tidak fokus
Atur kontras dan brightness pada menu digital monitor. Jika tidak berhasil, setting flyback pada monitor harus di-adjust lagi.
3. warna pada layar merujuk ke satu warna dominan (merah, hijau, biru atau kuning)
priksa pin konektor VGA yang tersambung dengan komputer, mungkin ada yang patah atau bengkok.
4. Gambar bergetar
kerusakan ini terjadi karena setting frekuensi pada sistem operasi kurang pas. gunakan frekuensi 60 Mhz.
5. Gambar hanya berupa garis vertikal atau horisontal
Ini terjadi karena komponen monitor yang rusak, solusinya sangat sulit karena harus mebongkar monitor.
6. Mengeluarkan derit/ frekuensi tiggi
ini terjadi karena komponen flybackrusak. Seperti memperbaiki kerusakan komponen horisontal, perbaikan flyback juga membongkar monitor.
.

